Perang Melawan Kolonialisme

Pelajaran Perang Melawan Kolonialisme  Adalah sebagai berikut

A. Mengevaluasi Perang Melawan Keserakahan Kongsi  Dagang (abad ke-16 sampai ke-18) 
1. Aceh Versus Portugis dan VOC
2. Maluku Angkat Senjata 
3. Sultan Agung Versus J.P. Coen 
4. Perlawanan Banten 
5. Perlawanan Goa 
6. Rakyat Riau Angkat Senjata 
7. Orang-orang Cina Berontak 
8. Perlawanan Pangeran Mangkubumi dan Mas Said 

B. Mengevaluasi Perang Melawan Penjajahan Kolonial Hindia Belanda 
1. Perang Tondano 
2. Pattimura Angkat Senjata 
3. Perang Padri ....................
4. Perang Diponegoro ...........
5. Perlawanan di Bali .............
6. Perang Banjar ....................
7. Aceh Berjihad ....................
8. Perang Batak ......................

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar PAI dan Budi Pekerti SMA Kelas XI

1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

1.1 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada kitab-kitab Allah Swt.
1.2 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada rasul-rasul Allah Swt.
1.3 Berperilaku taat kepada aturan.
1.4 Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam penyelenggaraan jenazah.
1.5 Menerapkan ketentuan syariat Islam dalam pelaksanaan khutbah, tabl³g dan dakwah di masyarakat.

2. Mengembangkan perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif) dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

2.1 Menunjukkan perilaku jujur dalam kehidupan sehari-hari sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. at-Taubah/9: 119 dan hadis terkait.
2.2 Menunjukkan perilaku hormat dan patuh kepada orang tua dan guru sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. al- Isrā’/17: 23-24 dan hadis terkait.
2.3 Menunjukkan perilaku kompetitif dalam kebaikan dan kerja keras sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. an- Nisā/4: 59; Q.S. al-Māidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah/9: 105 serta hadis yang terkait.
2.4 Menunjukkan sikap toleran, rukun dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan sebagai implementasi dari pemahaman Q.S. Yūnus/10: 40-41 dan Q.S. al-Māidah/5: 32, serta hadis terkait.
2.5 Menunjukkan sikap semangat menumbuhkembangkan ilmu pengetahuan dan kerja keras sebagai implementasi dari masa kejayaan Islam.
2.6 Menunjukkan perilaku kreatif, inovatif, dan produktif sebagai implementasi dari sejarah peradaban Islam di era modern.

3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai de-ngan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

3.1 Menganalisis Q.S. an-Nisā'/4: 59; Q.S. al- Māidah/5: 48; dan Q.S. at-Taubah/9: 105, serta hadis tentang taat, kompetisi dalam kebaikan, dan etos kerja.
3.2 Menganalisis Q.S. Yūnus/10: 40-41 dan Q.S. al-Māidah/5: 32, serta hadis tentang toleransi dan menghindarkan diri dari tindak kekerasan.
3.3 Memahami makna iman kepada kitab-kitab Allah Swt.
3.4 Memahami makna iman kepada rasul-rasul Allah Swt.
3.5 Memahami makna taat kepada aturan, kompetisi dalam kebaikan, dan bekerja keras.
3.6 Memahami makna toleransi dan kerukunan. 3.7 Memahami bahaya perilaku tindak kekerasan dalam kehidupan.
3.8 Menelaah prinsip-prinsip dan praktik ekonomi dalam Islam.
3.9 Memahami pelaksanaan tata cara penyelenggaraan jenazah.
3.10 Memahami pelaksanaan khutbah, tabl³g dan dakwah.
3.11 Menelaah perkembangan peradaban Islam pada masa kejayaan.
3.12 Menelaah perkembangan Islam pada masa modern (1800-sekarang).

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

4.1 Membaca Q.S. an-Nisā'/4: 59; Q.S. al- Māidah/5: 48; Q.S. at-Taubah/9: 105 sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.
4.2 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. an- Nisā'/4: 59; Q.S. al-Māidah/5: 48; Q.S. at-Taubah/9:105 dengan lancar.
4.3 Membaca Q.S. Yūnus/10: 40-41 dan Q.S. al-Māidah/5:32 sesuai dengan kaidah tajwid dan makhrajul huruf.
4.4 Mendemonstrasikan hafalan Q.S. Yunus/10: 40-41 dan Q.S. al-Māidah/5: 32 dengan lancar.
4.5 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada kitab-kitab suci Allah Swt.
4.6 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada rasul-rasul Allah Swt.
4.7 Menampilkan perilaku taat kepada aturan, kompetisi dalam kebaikan, dan bekerja keras.
4.8 Menampilkan contoh perilaku toleransi dan kerukunan.
4.9 Mendeskripsikan bahaya perilaku tindak kekerasan dalam kehidupan.
4.10 Mempresentasikan praktik-praktik ekonomiIslam.
4.11 Memperagakan tatacara penyelenggaraan jenazah.
4.12 Mempraktikkan khutbah, tabl³g, dan dakwah.
4.13 Mendiskripsikan perkembangan Islam pada masa kejayaan.
4.14 Mendiskripsikan perkembangan Islam pada masa modern (1800-sekarang).

Pengertian kata-kata dalam ilmu pengetahuan sosial


A
AFNEI : Allied Forces Nedeland East Indie adalah divisi yang bertugas menerima penyerahan Indonesia dari Jepang. Pasukan ini di bawah pimpinan Letnan Jenderal Sir Philip Christison.
Alluvial : Jenis Tanah yang diendapkan dibagian permukaan bumi yang lebih rendah sebagai hasil erosi
Amerigo Vespucci : nama orang Italia yang menemukan Benua Amerika
APRA : tentara pemberontak yang ingin menghancurkan NKRI. APRA dipimpin oleh Raymon Westerling
ASEAN : Association 0f South East Asian Nations, Organisasi kerja sama di bidang ekonomi, sosial, dan budaya negara-negara Asia Tenggara.
ATM : (Automatic Teller Machine): mesin layanan pengambilan dan pemindahan uang.
Aztec : nama suku bangsa Indian di Amerka Latin.
B
B F O : Bijeenkomst Federal Overleg adalah negara-negara bagian dalam RIS.
Bandar Udara : Tempat bersinggahnya pesawat terbang sebelum terbang dan setelah mendarat.
Barter : pertukaran arang dengan barang.
Bentang Alam : Kenampakan permukaan bumi secara alamiah.
Bentang Budaya : Kenampakan pemukaan bumi yang berupa hasil budidaya manusia.
Benua hitam : Sebutan bagi Afrika karena penduduk aslinya berkulit hitam.
Benua : daratan yang luas dikelilingi oleh wilayah perairan.
Budaya : hasil pikir manusia yang memiliki nilai positif bagi kehi-dupan manusia.
C
Commonwealth : Negara-negara persemakmuran yang dulu merupakan bekas jajahan Inggris.
D
Daidanco : Komandan Batalyon. Keanggotaan PETA dibedakan dalam beberapa pangkat yang berbeda. Ada lima macam pangkat, yaitu: (1) Daidanco (Komandan Batalyon), (2) Cudanco (Komandan Kompi), (3) Shudanco (Komandan Peleton), (4) Budanco (Komanda Regu), dan (5) Giyuhei (Prajurit Sukarela).
Dasasila Bandung : Adalah 10 prinsip yang menjadi landasan dalam menjalin kerja sama antar negara dan bangsa.
Deklarasi Bangkok : Pernyataan bersama 5 (lima) wakil pemerintah (Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Philipina) untuk mendirikan ASEAN.
Dekrit Presiden : Suatu pernyataan atau pengumuman yang dikeluarkan oleh presiden.
Dekrit : Suatu pernyataan atau pengumuman yang berisi ke-tentuan yang harus ditaati oleh semua anggota masyarakat.
Demokrasi liberal : Pemerintahan yang dibangun berdasarkan kebebasan individu.
Demokrasi terpimpin : Pemerintahan yang dibangun berdasarkan kebebasan yang terpimpin.
Demokrasi : Pemerintahan yang dibangun dari, oleh, dan untuk rakyat.
Demonstrasi : Suatu gerakan bersama (pawai dan orasi) yang dilakukan untuk menuntut adanya perubahan terhadap organisasi atau institusi yang legal.
Deposito : simpanan pada bank yang hanya bisa diambi dalam waktu tertentu, sesuai dengan perjanjiannya.
Deteritorialisasi : proses untuk menghilangkan batas-batas wilayah secara ketat.
Disintegrasi : Kehidupan suatu masyarakat atau bangsa yang ditandai dengan adanya pemisahan atau perpecahan.
E
Eluviasi : Prose pencucian maksimal pada horison tanah A-2 yang mengakibatkan tanah berwarna cerah.
Embargo : pembatasan atas kegiatan tertentu.
Euro : Mata uang gabungan negara-negara Eropa.
Front Nasional : Lembaga yang dibentuk pemerintah untuk mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan dalam rangka pembebasan Irian Barat.
G
Gerakan Non Blok : Gerakan yang didirikan oleh dan beranggautakan negara-negara yang bersikap netral, tidak ingin masuk ke dalam Blok Barat maupun Blok Timur.
Globalisasi : 1) pembebasan keluar-masuk suatu negara. 2) proses kehidupan yang tidak mengenal batas-batas negara secara mutlak
Great Barrier Reef : Gugusan pulau karang besar terpanjang di dunia di pantai timur Australia yang mampu menahan gelombang besar dari Samudera Pasifik, sehingga pantai bagian timur sangat baik untuk pelabuhan.
Great Dividing Range : Pegunungan pemisah disebelah timur Australia yang Membentang dari utara ke selatan.
Greenland : Pulau hijau di kutub Utara
Gunseikan : kepala pemerintahan militer yang dirangkap oleh kepala staf, yang menjadi kepala staf pertama adalah Mayor Jenderal Seizaburo Okasaki.
Gunseikanbu : Staf pemerintahan militer pusat
Gunshireikan : panglima tentara yang kemudian disebut dengan Saiko Shikikan (panglima tertinggi) sebagai pucuk pimpinan. Panglima tentara yang pertama dijabat oleh Jenderal Hitoshi Imamura.
H
Heiho : pembantu prajurit Jepang. Mereka adalah kesatuan militer yang dibentuk oleh pemerintah Jepang yang beranggotakan para pemuda Indonesia. Heiho menjadi bagian Angkatan Darat maupun Angkatan Laut Jepang. Anggota Heiho mendapat latihan kemiliteran agar mampu menggantikan prajurit Jepang di dalam peperangan. Para anggota Heiho mendapat latihan untuk menggunakan senjata (senjata anti pesawat, tank, artileri medan, mengemudi, dan sebagainya.
Heroin : Obat bius yang dilarang untuk diperdagangkan secara umum karena berbahaya.
I
Iluviasi : Akumulasi hasil pencucian pada lapisan tanah yang letaknya pada horison B-2 mengakibatkan lapisan tanah berwarna menjadi gelap
Interntional Date Line : Garis Bujur 180o yang terletak di Samudera Pasifik menurut konvensi Internasional sebagai batas penanggalan Internasional. Semua orang yang melewati garis tersebut harus menyesuaikan waktu.
Interpretasi : kegiatan membaca peta dengan cara memaknai isi peta atas dasar simbol-simbol yang ada.
J
James Cook : Ekspedisi bangsa Inggris yang menemukan pantai timur Australia yang subur. Jawa Boei Giyugun Kanbu Renseitai (Korps Latihan Pemimpin Tentara Sukarela Pembela Tanah Air di Jawa). Merupakan tempat para anggota PETA mendapat pendidikan militer di Bogor pada lembaga
Jawa Hokokai : Kebaktian Rakyat Jawa. Organisasi ini dibentuk pada tahun 1944, setelah kedudukan pasukan Jepang semakin terdesak. Tujuannya adalah untuk menggerakan seluruh rakyat Indonesia agar berbakti kepada Jepang. Sebagai tanda bahwa rakyat benar-benar berbakti, maka rakyat harus rela berkurban, baik harta benda maupun jiwa dan raga untuk kepentingan perang Jepang. Rakyat Indonesia harus menyerah-kan emas, intan, dan segala harta benda (terutama beras) untuk kepentingan perang.
K
Kaigun : Bahasa Jepang, yang berarti Angkatan Laut pada masa Pendudukan Jepang di Indonesia.
Kawasan : Suatu wilayah di permukaan bumi.
Kedaulatan : Wewenang yang dimiliki suatu bangsa atau negara untuk mengatur dirinya sendiri sesuai dengan citacitanya.
Kenampakan alam : Obyek geografi yang terjadi karena pengaruh aktivitas alam yang berupa tenaga endogen dan eksogen.
Kepadatan penduduk : Jumlah penduduk per satuan luas (jiwa/km2).
Kerja sama bilateral : Kerja sama antar dua negara. Ini merupakan bentuk yang paling banyak namun tidak dibentuk dalam sebuah organisasi.
Kerja sama multilateral : Kerja sama yang melibatkan banyak negara.
Kinrohoishi : (kerja bakti yang menyerupai dengan kerja paksa). Oleh karena itu, pembentukkan RT dipandang sangat efektif untuk mengerahkan dan mengawasi aktivitas masyarakat.
KKN : Korupsi, Kolusi, dan nepotisme adalah suatu istilah yang digunakan untuk menyebut pemerintahan yang penuh korupsi, serta mengutamakan teman dan keluarga.
KNIL : tentara Belanda yang berasal dari masyarakat Indonesia (Bumi Putra).
Komisi Tiga Negara : Komisi yang beranggautakan Australia, Belgia, dan Amerika Serikat yang bertugas membantu menyelesaikan pertikaian antara Republik Indonesia dan Belanda secara damai (setelah agresi Belanda I).
komoditas : barang-barang dagangan
Kompetai : korps polisi militer pendudukan Jepang yang sangat ditakuti rakyat
Konferensi Tingkat Tinggi : Pertemuan beberapa yang dihadiri para Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan.
Konstituante : Majelis Tinggi sebagai lembaga perwakilan rakyat pada masa demokrasi liberal sebagaimana diatur dalam UUDS 1950.
Konsumtif : gaya hidup yang boros karena tidak disesuaikan dengan kebutuhan yang sebenarnya.
Konvensional : Sudah disepakati bersama
kredit : kepercayaan yang diberikan kepada kreditur kepada debitur.
Krisis ekonomi : Keadaan ekonomi yang tidak menentu sebagai akibat lembaga ekonomi tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Krisis moneter : Keadaan keuangan yang tidak menentu sebagai akibat lembaga keuangan dan nilai tukar rupiah tidak berfungsi dan tidak berjalan sesuai dengan harapan.
Krisis politik : Keadaan politik yang tidak menentu sebagai akibat lembaga politik tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Krisis sosial : Keadaan masyarakat yang tidak menentu sebagai akibat kebutuhan masyarakat tidak dapat dipenuhi sebagaimana mestinya.
Krisis : Suatu keadaan yang sulit sebagai akibat segala sesuatu tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Kualitas penduduk : Kondisi penduduk suatu negara yang di ukur dengan tingkat pendidikan, pendapatan perkapita, dan kesehatan
kuota : jumlah yang sudah dijatahkan.
L
Lalat tsetse : Spesies lalat yang kalau menggit manusia akan terjangkit penyakit tidur terdapat di Afrika.
Lembaga Internasional : Organisasi yang didirikan dan beranggotakan beberapa negara.
Letak Astronomis : posisi suatu tempat diwilayah permukaan bumi yang didasarkan pada perpotongan garis lintang dan garis bujur
Liberalisasi : suatu proses pengembangan paham kebebasan.
Liberalisme : Suatu paham kebebasan yang didasarkan atas kepentingan masing-masing individu.
Liberalisme : suatu paham yang mengutamakan kebebasan individu.
Liga Bangsa-Bangsa : Organisasi internasional yang didirikan setelah PD I berakhir guna mencegah terulangnya peperangan.
M
Macan Tutul : Nama kapal perang RI yang tenggelam di Laut Aru pada waktu bertugas melaksanakan pembebasan Irian Barat.
Mahasiswa : Seseorang yang masih menuntut ilmu di Perguruan Tinggi.
Masyarakat : sekelompok orang yang memiliki ikatan-ikatan yang disepakati bersama. Masyarakat dapat dibedakan dalam beberapa macam. Ada masyarakat paguyuban (gemeinschaf) dan patembayan (gesselschaft); masyarakat primitif dan modern; masyarakat kota dan masyarakat desa; masyarakat statik dan dinamik.
Masyarakat : sekelompok orang yang hidup dalam suatu komunitas tertentu.
Negara Berkembang : Ukuran suatu negara dilihat dari kemajuan dalam pembangunannya, yang mengacu kepada pendapatan perkapitanya masih rendah yaitu dibawah US$ 9.656.
N
Negara Maju : Ukuran suatu Negara dilihat dari kemajuan pembangunannya, yang mengacu kepada pendapatan perkapitanya tinggi yaitu diatas US$ 9.656
NICA : Netherlands Indies Civil Administration, organisasi yang dibentuk oleh orang-orang Belanda yang melarikan diri ke Australia setelah kedatangan Jepang di Indonesia. Organissi ini kemudian kembali ke Indonesia dengan membonceng Sekutu untuk kembali menjajah.
Nilai uang : kemampuan uang untuk ditukar.
O
Orde Baru : tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka memurnikan pelaksanaan Pancasila secara murni dan konsekwen.
Orde Baru : Tatanan kehidupan pemerintahan yang didasarkan pada pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen.
Organisasi multilateral internasional : organisasi kerjasama internasional yang anggotanya terdiri dari hampir seluruh negara di dunia.
Organisasi Multilateral Regional : organisasi kerjasama ekonomi perdagangan yang anggotanya terdiri dari beberapa negara di kawasan tertentu.
Osamu Seirei : Undang-Undang yang dikeluarkan oleh Panglima Tentara Keenam Belas, tentara penduduklan Jepang.
P
Partai politik : Kumpulan orang-orang yang memiliki ideologi yang sama.
Pasukan Garuda : Kontingen Pasukan Indonesia untuk membantu PBB dalam menjaga perdamaian di beberapa negara yang dilanda peperangan.
PBB : Organisasi internasional yang didirikan setelah PD II berakhir sebagai penyempurnaan LBB.
Pelabuhan : Tempat kapal laut merapat singgah dan akan berlayar
Pembangunan : Usaha mengubah keadaan masyarakat tertentu, menjadi keadaan masyarakat yang lebih baik dan dicita-citakan
Pemilu : Pesta demokrasi yang diselenggarakan dengan mem-berikan kebebasan kepada masyarakat untuk mendu-kung partai politik tertentu.
Pendapatan per Kapita : Pendapatan Nasional dibagi jumlah penduduk.
Pepera : Penentuan pendapat rakyat Irian Barat guna memilih untuk bergabung dengan RI atau tetap berada di bawah kekuasaan Belanda.
Perang Dingin : Ketegangan yang terjadi sebagai akibat pertikaian atau persaingan antara Blok Barat dan Blok Timur.
Perilaku sosial : tingkah laku masyarakat yang didasarkan atas kebudayaan yang dianut. Perilaku sosial merupakan bagian dari kompelks ide yang merupakan isi dari kebudayaan.
Perilaku : aktivitas seseorang, baik ucapan maupun tidakan yang didasarkan pada nilai-nilai kebenaran.
Perubahan sosial : proses perkembangan unsur sosial budaya dari waktu ke waktu yang mengakibatkan perbedaan yang berarti dalam masyarakat.
PETA : Pembela Tanah Air. Dibentuk pada tanggal 3 Oktober 1943. Pembentukkan PETA, ternyata menarik perhatian para pemuda Indonesia, terutama yang telah mendapat pendidikan sekolah menengah dan para anggota Seinendan.
Produktivitas : Kemampuan untuk menghasilkan sesuatu.
R
Reformasi : Gerakan moral yang bertujuan untuk melakukan pembaharuan guna menciptakan kehidupan yang lebih baik.
Rikugun : Bahasa Jepang, yang berarti Angkatan Darat pada masa Pendudukan Jepang di Indonesia.
Romusha : 1) adalah pengerahan tenaga kerja secara paksa untuk membantu tugas-tugas yang harus dilaksanakan oleh Jepang. Pada awalnya, romusha dilaksanakan dengan sukarela, tetapi lama kelamaan dilaksanakan secara paksa. Bahkan, setiap desa diwajibkan untuk menyediakan tenaga dalam jumlah tertentu. Hal itu dapat dimaklumi karena daerah peperangan Jepang semakin luas. Tenaga romusha dikirim ke beberapa daerah di Indonesia, bahkan ada yang dikirim ke Malaysia, Myanmar, Serawak, Thailand, dan Vietnam. Para tenaga romusha diperlakukan secara kasar oleh Balatentara Jepang. Mereka dipaksa untuk bekerja berat tanpa mendapatkan makanan, minuman, dan jaminan kesehatan yang layak. Kekejaman Jepang terhadap tenaga romusha menyebabkan para pemuda berusaha menghindar agar tidak dijadikan tenaga romusha. 2) Tenaga kerja paksa yang diambil dari para pemuda dan petani untuk bekerja paksa pada proyek-proyek yang dikembangkan pemerintah pendudukan Jepang. Banyak rakyat kita yang meninggal ketika menjalankan romusha, karena umumnya mereka menderita kelaparan dan berbagai penyakit.
S
safe deposit box : boks (kotak) pengaman kekayaa yang ada pada bank.
Sahara : Nama gurun terluas di dunia yang terdapat di Afrika
Samudera : wilayah perairan yang sangat luas atau kumpulan air asin dalam jumlah banyak dan mengelilingi benua.
SEAC : (South East Asia Command) : Komando Pertahanan Sekutu di Asia Tenggara yang berpusat di Singapura.
Simbol : Kode yang menunjukkan kenampakan obyek dalam peta.
Stabilitas pemerintahan : Keadaan pemerintahan yang mantap dan dapat menjalankan tugas dan fungsi secara baik.
Stabilitas : Suatu keadaan masyarakat, bangsa, atau negara yang tenang sehingga masing-masing unsur dapat menja-lankan fungsinya secara baik.
Sumberdaya Alam : Potensi alam yang dapat dikembangkan untuk proses produksi.
Sumberdaya manusia : Potensi manusia yang dapat dikembangkan untuk proses produksi.
Supersemar : singkatan dari Surat Perintah 11 Maret (SP 11 Maret). Surat ini dibuat oleh Presiden Sukarno yang ditujukan pada Panglima Angkatan Darat Suharto pada taggal 11 Maret 1966 di Istana Bogor. Surat Perintah ini berkaitan dengan tugas pengamanan ibukota. Dalam perkembangannya SP 11 Maret ini dipakai landasan untuk membubarkan PKI oleh Suharto.
Supremasi hukum : - Suatu kehidupan yang ditata berdasarkan peraturan perundang-undangan.
T
Tabungan : simpanan pada bank yang bisa diamil sewaktuwaktu.
Tanarigumi : Rukun Tetangga (RT). Untuk mempermudah pengawasan dan pengerahan penduduk, pemerintah Jepang membentuk Tanarigumi (RT).
Tarif : bea masuk yang dikenakan pada barang-barang impor.
Terra Australia Incognito ; berasal dari bahasa Yunani utnuk memberi nama benua di bagian selatan (Australia) yang belum dikenal.
Tragedi Nasional : suatu peristiwa yang oleh bangsa Indonesia merupakan ancaman terhadap keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Transfer : pemindahan uang dari seseorang kepada orang lain melalui bank.
Trikora : Tiga Komando Rakyat, artinya tiga perintah yang harus dilaksanakan rakyat Indonesia untuk membebaskan Irian Barat.
U
UNCI : Komisi PBB yang dibentuk untuk membantu menyelesaikan pertikaian antara Republik Indonesia dan Belanda setelah agresi Belanda II.
UNCI : Komisi PBB yang dibentuk untuk membantu menyelesaikan pertikaian antara Republik Indonesia dan Belanda setelah agresi Belanda II.
UNTEA : Komisi PBB yang dibentuk untuk membantu menyelesaikan pertikaian antara Republik Indonesia dan Belanda mengenai masalah Irian Barat.
W
Westernisasi : suatu proses untuk mengembangkan kebiasaan hidup yang bergaya kebarat-baratan.
Mendukung Stop Dreaming Start Action

Terima kasih: Duta Pulsa - Persewaan Alat Pesta - Tokonya Arek Suroboyo - Toko Jilbab - Koleksi Abaya-Busana Muslim - Kerudung Murah

Bermain bersama, tak peduli warna kulit

Kami Berbeda, tetapi Kami Rukun

Matahari belum tinggi ketika Edo, Dayu, dan teman-temannya bermain di halaman sekolah. Ada yang bermain lompat karet; ada yang bermain petak jongkok; ada yang bermain congklak di selasar kelas; dan sebagian lagi ikut dalam permainan Rangku Alu. Edo, Dayu, Siti, Udin, dan Beni memilih ikut permainan Rangku Alu bersama beberapa teman lain. Mereka memang lebih suka dengan permainan olah tubuh di luar ruangan.

Baru beberapa hari yang lalu, teman baru mereka, Yanes yang memperkenalkan permainan ini. Yanes berasal dari Alor, Nusa Tenggara Timur. Permainan yang menggunakan tongkat bambu ini adalah permainan anak yang digemari di sana.

Edo, Dayu, dan teman-teman di SD Nusantara senang sekali mengenal permainan baru ini. Seru dan menantang! Anak-anak di SD Nusantara justru gembira menyambutnya. Perbedaan warna kulit, adat, kebiasaan, atau bahasa tidak mereka anggap sebagai masalah. Semua akrab bermain bersama.

Pernah sekali waktu, ketika Edo bercanda akrab dengan Siti dan Dayu, Hendra berkomentar :

“Ih, Dayu, mau-maunya kamu bermain dengan Edo yang berkulit hitam. Nanti kulitmu yang putih tertular hitam, lho!” ejeknya.

“Ah, aku tak pernah pusing dengan warna kulit, tak pernah pusing dengan asal daerah. Aku dan Siti pun berbeda. Aku anak Bali, Siti anak Sumatra, tetapi kami saling memahami. Pertemanan hanya butuh waktu untuk saling menyesuaikan. Aku pun butuh waktu untuk menyesuaikan diri denganmu, Hendra.” balas Dayu tenang.

Hendra pun terdiam. Sesungguhnya, ia juga tak pernah mengalami masalah dengan temannya yang berbeda asal.

Begitulah, di SD Nusantara. Rukun, walau berbeda. Bermain bersama, tak peduli warna kulit. Semakin kaya karena mengenal adat dan bahasa daerah lain. Semakin kaya dengan bermain bersama aneka permainan tradisional. Rangku Alu, Benthik, Gobak Sodor, atau Cingciripit menjadi perekat yang menyenangkan.

Disalin dari Buku Tema 2 SD Kelas 6 

Mencerminkan kehidupan Bhinneka Tunggal Ika di Kampung

Perbedaan yang Menguatkan

Kampung Cempaka adalah sebuah kampung transmigran. Warganya berasal dari berbagai daerah padat di Pulau Jawa. Hal itu menjadikan mereka berbeda suku maupun agama.

Di Kampung Cempaka, hiduplah lima orang sa habat. Ada Asnah yang berdarah Sunda, Utami dari Banyuwangi, Toni, seorang anak etnis Tionghoa yang sebelumnya tinggal di Semarang, Wande dari suku Tengger di Jawa Timur, dan Marta, anak seorang pendeta yang dahulu tinggal di Solo. Di Kampung Cempaka, rumah mereka bersebelahan dan mereka pergi ke sekolah yang sama. Itu sebabnya mereka sangat akrab. Mereka suka bermain bersama dan sering menghabiskan waktu di rumah satu sama lain.

Meskipun berbeda suku, kebersamaan begitu kental terlihat dalam keseharian mereka. Bersama anak-anak lain di Kampung Cempaka, mereka setiap akhir minggu berkumpul di balai utama kampung. Biasanya, selain berolahraga bersama, mereka juga kerap berkeliling ke rumah warga, membantu melakukan apa saja yang dibutuhkan warga.

Kadang-kadang mereka membantu warga lanjut usia, sekedar membereskan rumah atau menyiapkan makanan. Sesekali mereka juga membantu orang tua yang sedang bekerja bakti membersihkan lingkungan. Dari Toni, mereka belajar menari Barongsai. Lalu mereka ajarkan tarian itu kepada anak-anak se-kampung. Sementara itu, setiap tiba saat panen, Wande dan keluarganya akan sibuk memimpin warga membuat Tumpeng Gede, yaitu nasi khas dari daerah Tengger yang dibuat untuk mensyukuri berkah Tuhan dalam wujud panen raya.

Sikap toleransi yang ditunjukkan kelima sahabat itu, memang sekadar berupa hal-hal kecil. Hal kecil dalam keseharian itulah yang mencerminkan kehidupan Bhinneka Tunggal Ika di Kampung Cempaka yang kaya akan perbedaan. Mereka hidup damai berdampingan dan tulus saling menjaga.


Disalin dari Buku Tema 2 SD Kelas 6
busana muslim busana muslim Blus terbaru

Komentar Teman-teman

... Peluang Usaha - Program Butik Online Tanpa Modal

Program Butik Online tanpa modal adalah program terbaru dari Mode Ok-Rek dengan misi untuk mendukung penjual/reseller ok-rek semakin kreatif dalam mengolah pasarnya, dan memberikan pencerahan pada dunia fashion .... Selengkapnya >>>
Persewaan Alat Pesta, Tenda /terop, meja kursi, alat makan di Sidoarjo dan Surabaya.

.


.
.
.














Wiremesh murah hubungi Afandi
082140 031 207.
Ada juga besi beton murah.

Tampil di blog ini